Grup yang anggota-anggotanya kerap mengunyah permen karet, bercelana jean dan jaket kulit ini merilis album perdana, Lonesome Crow (1972), diproduseri Conny Plank di Hamburg. Mulailah kiprah mereka sebagai band yang punya lirik terbaik dan kerap tur ke berbagai
Album keduanya, Flay to the Rainbow (1974) adalah dibuat bersama personel baru, Ulrich Roth. Album ketiganya, LP in Trance (1975), Scorpion bekerjasama dengan produser internasional, Dieter Dierks, sehingga penjualannya sampai ke Jepang. Album keempat, Virgin Killer (1976), meraih LP of the Year Award di Jerman dan Japanes Gold Disc di Jepang.
Album lain, Taken by Force, meraih penghargaan sama di Jepang. Gonta-ganti personel memang menjadi fenomena sebuah grup. Scorpion juga melakukannya. Saat ini mereka terdiri dari Klauss Maine (vokal), Rudolf Schenker (gitar), Ralph Reickermenn (bass), James Kottak (drum), dan Matthias Jabs (gitar).
Di Indonesia, Scorpions punya banyak penggemar. Terbukti konser mereka di



0 komentar:
Post a Comment